Yayasan Manulife Peduli 2014

Social Share

Aktivitas Kepedulian Sosial di Tahun 2014

1. Manulife - Dharmais world cancer day memorial

Pada tanggal 12 Februari 2014, Manulife bersama dengan rumah sakit kanker nasional Dharmais, mengadakan acara peringatan hari kanker sedunia, yang diadakan di rumah sakit Kanker Dharmais.

Acara peringatan hari kanker sedunia, yang jatuh pada tanggal 4 Februari ini, meliputi beberapa kegiatan, dimulai dari peresmian mobil mammography, pemeriksaan deteksi dini kanker payudara dan prostat gratis untuk 100 orang, bazaar, dan kegiatan workshop fotografi untuk pasien pria, workshop make up untuk pasien wanita, dan hiburan music akustik untuk pasien anak-anak.

Tujuan dari kegiatan workshop ini adalah untuk menghibur dan memberikan skill kepada pasien kanker yang sedang dalam perawatan, sehingga saat mereka sembuh nanti mereka bisa mempunyai keahlian tambahan untuk melanjutkan hidup mereka.

Wokshop fotografi diberikan oleh Arbain Rambey, fotografer kenamaan dari Kompas, workshop make up diberikan oleh Dinda Nawangwulan, cancer survivor yang setelah sembuh mendirikan usaha make up bernama Shimmer Inc, dan hiburan music akustik di bawakan oleh Nannette and cousins yang juga sedang berjuang melawan kanker.

Kegiatan ini di buka dan disambut baik oleh direktur utama rumah sakit Dharmais Dr. Sonar Soni Panigoro, juga di hadiri oleh Chief of Client Office Manulife Indonesia, Ibu Novita Rumngangun.

 

2. Foto donasi dengan CEO Manulife dalam rangka pengumpulan dana untuk Sinabung dan Manado di Agency Award Night

Pada acara agency award night tanggal 12 Februari 2014 bertempat di ballroom hotel Ritz Carlton Pacific Place, diadakan kegiatan pengumpulan dana untuk bencana alam di Sinabung dan Manado.

Kegiatan pengumpulan dana ini dalam bentuk menawarkan kepada para agent Manulife yang hadir untuk berfoto bersama dengan CEO Manulife Indonesia, Bapak Chris Bendl, dimana hasil pembayaran foto ini senilai 100 ribu per orang akan di donasikan keYayasan Manulife Peduli untuk korban Sinabung dan banjir di Manado.

   

 

3. Penyerahan bantuan donasi untuk topan Haiyan dari Manulife Indonesia kepada Palang Merah Indonesia

Manulife Indonesia, melalui Yayasan Manulife Peduli, menyalurkan bantuan yang sudah dikumpulkan Manulifers melalui kegiatan “Ngamen” di kantor Manulife, dan juga sumbagan dari MAMI (Manulife Asset Management Indonesia) sebesarRp. 153.000.625 kepada Palang Merah Indonesia.
Penyerahan bantuan donasi yang dilaksanakan pada tanggal 19 Februari di kantor pusat PMI di Jakarta ini, di terima langsung oleh sekretaris jenderal Palang Merah Indonesia, Bapak Budi Atmadi Adiputro, sementara ibu Novita Rumngangun, Chief Client Officer Manulife, mewakili AJMI dan MAMI dalam penyerahan bantuan ini.

 

4. Manulife Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang Manado

Manado– Banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Manado, Sulawesi Utara, pada pertengahan Januari 2014 masih meninggalkan luka di hati para penduduknya. 19 orang meninggal dunia dan tak kurang dari 80.000 jiwa terdampak bencana ini. Kerugianpun disinyalir mencapai Rp 1,8 triliun. Hingga kini, masih banyak warga Manado yang belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa dikarenakan infrastruktur yang mengalami kerusakan parah.

Manulife sebagai perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia turut merasakan empati yang mendalam bagi para korban banjir bandang. Melalui Yayasan Manulife Peduli, Manulife menyalurkan sejumlah bantuan bagi para korban yang berupa kebutuhan hidup mereka sehari-hari seperti makanan, obat-obatan dan seragam sekolah bagi anak-anak korban banjir. Bantuan ini didistribusikan dengan bantuan dari komunitas iManado, sebuah komunitas peduli Manado yang digagas oleh para putra-putri Sulawesi Utara yang ada di Ibukota.

Distribusi bantuan dilakukan pada hari Selasa 25 Maret di dua lokasi yang terdampak banjir. Yaitu di daerah Paal empat dan Kanaan. Novita Rumngangun, Chief Client Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia yang hadir untuk ikut menyaluran langsung bantuan tersebut mengungkapkan, Manulife yang juga memiliki kantor pemasaran di Manado akan terus memberikan layanan yang terbaik bagi para nasabahnya khususnya pasca bencana atau pada masa pemulihan. Bantuan yang disalurkan bagi para korban merupakan salah satu bentuk komitmen client-centricity yang diusung Manulife dalam menjangkau para nasabah maupun calon nasabah demi jaminan kesehatan dan hidup yang lebih baik.

 

5. Manulife Indonesia Resmikan Laboratorium Komputer di SD Negeri Winongo

Yogyakarta–Setelah merampungkan pembangunan selama kurang lebih sebulan, Manulife Indonesia akhirnya meresmikan laboratorium komputer di sekolah dasar binaannya, SD Negeri Winongo. Pembangunan yang dimulai sejak Maret 2014 ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak SD Negeri Winongo untuk belajar mengenai pengetahuan dasar menggunakan komputer. Pemahaman yang dimulai sejak dini ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing anak-anak dalam era teknologi.

Sebanyak 10 komputer kini tersedia di sekolah yang terletak di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Komputer ini nantinya akan digunakan oleh 157 anak di SD Negeri Winongo untuk mata pelajaran ekstrakurikuler komputer. Peresmian laboratorium komputer ini pun disambut dengan antusias oleh para anak didik yang didampingi oleh Sumaryatun selaku Kepala Sekolah SDN Winongo. Ardhi Lufti Siregar, Chief Human Resources Manulife Indonesia juga hadir dalam kesempatan ini.

Chief Client Officer Manulife Indonesia, Novita Rumngangun mengungkapkan, tujuan pembangunan laboratorium komputer di SDN Winongo tak lain adalah untuk mendukung pertumbuhan kemampuan anak dengan prasarana komputer yang memadai. Manulife juga berharap pendidikan komputer ini bisa diimbangi dengan pengetahuan operasional yang baik dari para pendidik, agar anak terfokus menggunakan komputer sebagai sarana yang positif. Untuk mewujudkannya, maka karyawan atau agen Manulife akan berpartisipasi memberikan kontribusi mereka setiap satu bulan sekali untuk membantu murid SDN Winongo belajar.

SDN Winongo merupakan sekolah binaan Manulife sejak tahun 2006, di mana ketika itu Manulife Indonesia membantu merenovasi gedung yang rusak akibat gempa. Sekolah ini terletak di Kecamatan Bantul dan merupakan salah satu sekolah unggul yang terdapat di sana.
Selain SDN Winongo, Manulife juga memiliki 4 sekolah binaan lainnya yang terletak di Banda Aceh dan Sukabumi. Sekolah-sekolah ini dibina sebagai wujud kepedulian Manulife kepada dunia pendidikan di Indonesia dan demi membangun generasi muda Indonesia yang lebih baik. Komitmen ini selaras dengan budaya client-centricity yang dijalankan, dimana Manulife memfokuskan semua strategi bisnisnya untuk memahami kebutuhan nasabah yang semakin kompleks serta berupaya untuk senantiasa menyediakan solusi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Selain meresmikan laboratorium komputer di SD Winongo, Yayasan Manulife Pedui juga memberikan beasiswa kepada dua puluh anak berprestasi di sekolah tersebut, baju olah raga untuk seluruh murid, dan sembako untuk para guru.

 

6. Sambut Ulang Tahun dan Bulan Suci, Manulife Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak

Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-29 pada tanggal 18 Juli sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan, Manulife berbagi kebahagiaan bersama anak-anak didik dan guru SD Negeri Pondok Tisuk dan SD Negeri Simpenan yang terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebanyak 40 anak berprestasi di kedua sekolah dasar negeri tersebut mendapatkan beasiswa dari Yayasan Manulife Peduli dan 15 guru yang mengajar mendapatkan paket sembako. Kegiatan yang menjadi rutinitas tahunan Manulife dalam merayakan ulang tahunnya ini juga merupakan wujud komitmen Manulife untuk terus membangun kualitas masyarakat Indonesia.

Dalam kunjungan yang diadakan pada 18 Juni ini, Manulife juga membawa serta pendongeng anak yang berbagi cerita mengenai pentingnya menabung dan berinvestasi sejak usia dini. Pembawaan pendongeng yang  ceria dan pemilihan kata yang ringan serta sesuai dengan pemahaman anak-anak diharapkan mampu menanamkan semangat berinvestasi sejak usia belia demi masa depan yang lebih baik.

Menurut Novita Rumngangun, Chief Client Officer Manulife Indonesia, kegiatan dongeng anak-anak yang tampak sederhana ini sebenarnya merupakan bagian dari komitmen Manulife untuk mengedukasi masyarakat Indonesia akan pentingnya perencanaan keuangan, baik melalui investasi maupun asuransi. Dengan edukasi yang baik dari bangku sekolah dasar, Manulife berharap kesadaran tersebut terus terbangun dan berkembang seiring bertumbuhnya anak-anak SD Negeri Pondok Tisuk dan Simpenan. Di ulang tahunnya yang ke-29 ini, Manulife berharap untuk terus dapat menjadi perusahaan asuransi yang tak hanya mengembangkan bisnisnya di Indonesia, tapi juga terus memberikan sumbangsih yang bermakna bagi generasi muda nusantara.

Selain SDN Pondok Tisuk dan Simpenan, Manulife juga memiliki 3 sekolah binaan lainnya yang terletak di Banda Aceh dan Yogyakarta. Sekolah-sekolah ini dibina sebagai wujud kepedulian sosial Manulife kepada dunia pendidikan di Indonesia dan demi membangun generasi muda Indonesia yang lebih baik. Komitmen ini selaras dengan budaya client-centricity yang dijalankan, dimana Manulife memfokuskan semua strategi bisnisnya untuk memahami kebutuhan nasabah yang semakin kompleks serta berupaya untuk senantiasa menyediakan solusi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

 

7. Manulife Indonesia Charity Bazaar 2014

Masih dalam rangkaian ulang tahun Manulife Indonesia ke 29, dan untuk mengumpulkan donasi untuk salah satu sekolah binaan Manulife di Pon dok Tisuk Sukabumi, Jawa Barat yang perlu direnovasi. Tanggal 15 – 17 July 2014, diadakan Manulife Charity Bazaar di kantor pusat Manulife Indonesia. Charity Bazaar ini menghadirkan 30 booth yang dengan peserta dari karyawan dan pedagang usaha kecil. Yang menarik dari acara ini adalah dengan adanya lelang barang – barang branded dari jajaran management Manulife, total hasil yang diperoleh dari acara ini yang disumbangkan untuk Yayasan Manulife Peduli sebesar Rp. 14.300.000 / USD 1200.

bazaar 

 

8. Manulife Peduli Anak Yatim

Manulife berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Yayasan Sayap Ibu dan Rumah Yatim melalui program “Manulife Peduli Anak Yatim” dengan memberikan 129 voucher bermain di salah satu arena bermain anak-anak terkemuka di Jakarta. Dengan voucher tersebut, anak-anak bisa menghabiskan waktu sepuasnya di arena bermain yang menyajikan berbagai permainan yang aman untuk anak-anak, seperti perosotan, mandi bola, lempar bola basket, dan lain-lain.

Dalam waktu yang sama Manulife juga mengajak karyawan untuk berpartisipasi untuk mengajak anak – anak yatim tersebut beserta dengan keluarganya dimana voucher bermain Lolipop akan disediakan gratis untuk karyawan dan keluarganya yang mendaftarkan diri.

 

 

9. Manulife Indonesia bantu guru – guru hebat Indonesia

Manulife Indonesia memberikan bantuan sebesar Rp. 200.000.000 kepada guru – guru sukarelawan dan honorer yang bertugas di daerah pelosok dan kurang berkembang di Indonesia. Bantuan kepada guru – hebat tersebut diberikan dalam acara Kick Andy yang ditayangkan di Metro TV pada tanggal 29 November 2014, Manulife Indonesia menyerahkan bantuan untuk tiga guru terbaik dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Badui, Jawa Barat, dimana setiap guru mendapatkan bantuan senilai Rp. 50.000.000. sementara sepuluh guru beruntung yang hadir sebagai penonton acara tersebut juga mendapat bantuan senilai Rp. 5.000.000.

Kegiatan CSR ini sejalan dengan salah satu pillar CSR Manulife Indonesia yaitu Edukasi, yang juga bertepatan dengan hari guru nasional di Indonesia yang jatuh pada tanggal 25 November.

Manulife - Kick Andy

Manulife - Kick Andy

 

10. Donor Darah Manulife 2014

Tanggal 8 Desember 2014, Manulife Indonesia dan Yayasan Manulife Peduli bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia mengadakan acara donor darah tahunan, acara donor darah ini diadakan di atrium gedung Sampoerna Strategic Square, yang berlokasi di lantai dasar kantor pusat Manulife Indonesia. Kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu pillar CSR Manulife Indonesia yaitu kesehatan. Total 650 orang berpartisipasi dengan total kantong darah yang berhasil di donorkan kepada Palang Merah Indonesia sebanyak 450 kantong darah.

 

 

11. Manulife Indonesia bantu pelajar berprestasi yang tidak mampu di Palu

Pada tanggal 11 Desember 2014, Manulife Indonesia resmi memindahkan kantor pemasarannya ke Jl. Moh. Hatta No. 20, Palu, Sulawesi Tengah. Seluruh operasional kantor pemasaran yang dahulu berlokasi di Jl. Setiabudi itu kini telah dipindahkan ke kantor pemasaran baru yang lebih strategis dan luas.

Peresmian kantor pemasaran baru tersebut turut ditandai dengan penyerahan donasi sebesar Rp 10.000.000 kepada 10 pelajar berprestasi tetapi kurang mampu dari empat sekolah yang berada tak jauh dari lokasi kantor yang baru, yakni SMP Negeri 9, SMP Negeri 6, SMA Negeri 1 dan SMK Nusantara.

 

 

DAFTAR KEGIATAN YMP TAHUN-TAHUN SEBELUMNYA

  1. Daftar Kegiatan YMP 2013
  2. Daftar Kegiatan YMP 2012
  3. Daftar Kegiatan YMP 2011
  4. Daftar Kegiatan YMP 2010
  5. Daftar Kegiatan YMP 2009
  6. Daftar Kegiatan YMP 2008